Ka'bah, Makkah dengan latar belakangbaru abraj al bait

Ka'bah, Makkah dengan latar belakang baru abraj al bait

Pengalaman haji adalah unik bagi setiap orang. Setiap individu mempunyai cara sendiri bagaimana dia menjalani hari-harinya selama berhaji. Ada banyak cerita senang, mengharukan, menarik, lucu, bahkan menyedihkan.
Berjuta haji dalam setahun, berjuta cerita pengalaman yang unik yang terekam, dan seharusnya bisa menjadi pelajaran bagi yang lain.

Kata orang-orang, apa yang dialami disana adalah buah dari apa yang dilakukannya saat di tanah air.
Apakah kata orang-orang itu benar? Padahal selama ini sedikit banyak, ungkapan diatas mempengaruhi orang-orang -yang lain- menjadi takut dan sehingga selalu berdalih “belum siap” ketika ditanya kapan kesana.

Apalagi selama ini kita selalu disuguhi pemandangan yang -selalu- kurang baik dari Saudi. Kasus-kasus TKI-TKW yang tak kunjung berhenti. Menjadikan image Saudi sangat buruknya di mata kita.

Ada sebuah hadits -aslinya memang lupa, hadits apa ayat?- yang pasti teksnya nggak saya ingat, bahwa prasangka Allah sesuai dengan prasangka hambaNya. Jadi ketika sudah berniat untuk berangkat, berprasangkalah kepada Allah yang baik-baik saja, dan berdoa semoga kita dipertemukan dengan hal-hal yang baik. Semoga Allah melindungi kita.

Beberapa tulisan setelah posting ini adalah pengalaman saya selama hampir 2 bulan di Saudi musim haji 1431. Yang tentu berbeda dengan pengalaman anda.