Resa bikin kisruh
Pagi-pagi, kubuka pintu depan rumah. Whuaaa…. kulihat sandalku jebat semua. Ga tanggung-tanggung. Kanan jebat. Kiri jebat. Bullshit. Ulah siapa gerangan ini ?? Darah mulai naik memenuhi otak. Sumpah serapah hampir keluar dari mulutku. Otak sudah mengumpulkan kosakata hitamnya. Siap mengabsen seisi Gembiraloka ditambah Ragunan. Tapi ga jadi dikeluarkan. Masih ingat, ini bulan syawal, dosa baru dihapus kemarin. Baru mulai dari enol. Kekacauan tidak berhenti disitu saja. Suasana amburadul dan semrawut bertebaran di halaman depan. Sampah plastik, kertas, bekas bungkusan terserak kemana-mana. Di teras, tanah, sampah, dan debu gak karuan.
Masih ingat dengan resa, kan? Ituh, anjing tetangga temennya mobi. Nama yang sudah kita sepakati untuk menamai anjing baru milik juragannya mobi.
Berlainan dengan mobi, resa ini sukanya bikin heboh. Mobi yang manutan, tunduk patuh kepada orang tua. Lhah kalo resa ini lincah. Main seruduk sana seruduk sini. Lincahnya menjurus ke norak danĀ bikin ulah. Dahulu belum ketahuan sifat aslinya ini. Karena memang masih dirantai sama si juragannya. Tetapi setelah dilepas. Wuhh… terbukalah semua karakternya.
penampilan mobi hari ini agak beda. kepalanya bocor. mungkin disambit orang. tetapi masih sehat. gonggongannya juga masih seperti biasa. kenceng. kalo malem masih tidur di bawah kursi bambu depan rumah kami.