Merokok di bis ekonomi


Baru tadi pagi saya mendengar jawaban orang merokok di bis yang dilorohi tetangga duduknya.

Lah ini kan bis ekonomi, ya nggak papa merokok. Kecuali kalo bis ase. La kalo ga boleh merokok, bubarne wae pabrik rokok.

Ooo… saya baru tau kalo di bis ekonomi boleh merokok to. Kebetulan sekali dia duduk disamping saya. Laki-laki diamput itu. Yang ditangannya terpasang sebilah rokok kretek. Mungkin kretek paling murah. Sesekali dijejalkan di mulutnya. Tepatnya dua bibir hitamnya. Segera saya pasang mata sinis dan siap menerkam. Tidak lama kemudian dia pindah kursi.

Saya bukan anti orang yang merokok. Karena merokok itu adalah hak asasi manusia. Yang saya permasalahkan ketika orang merokok di bis. Dimana asapnya nggak kunjung hilang dan cenderung mulek disitu-situ aja. Memangnya masih menikmati merokok apa, ketika tetangga duduknya memandangnya dengan penuh sorot kebencian.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s