SIM Card : Hajj 1431

Salah satu yang kami siapkan -dimana jamaah lain tidak- adalah SIM card baru. Beberapa hari  kami googling membandingkan tarif antar operator di Indonesia. Siapa yang paling murah untuk musim haji ini.

Yang paling kelihatan promosinya adalah XL, telkomsel, 3, dan Axis.

Namun, dengan mempertimbangkan semua faktor, akhirnya pilihan kami adalah Axis. Kenapa?

AXISSTC

Setelah diliat-liat, ternyata Axis adalah bagian dari salah satu perusahaan telco Saudi. Yaitu STC. Di websitenya (www.stc.com.sa) kami tahu produknya antara lain Sawa dan sawa hajj. Tarif Axis lumayan murah dibandingkan 3, XL, ataupun telkomsel.

     

  • Terima telpon dari Indonesia dari nomor Axis Indonesia adalah free.
  • Terima  SMS dari Indonesia juga free.
  • Telpon Axis Indonesia ke LRN Saudi 1500 rupiah
  • Tidak ada roaming.
  • Sementara kalau menelpon ke Indonesia tarifnya sekitar 2,3SAR.
  • SMS 1500-an rupiah.
  • Selengkapnya cek di Axis.
  •  

Axis menggunakan nomer LRN (nomer lokalnya sana/ +966 sekian-sekian). Ketika tiba di Saudi, dengan SIMcard Axis, tinggal dial 1500 untuk mendapatkan nomor Saudi (+966). Sementara nomor Axisnya juga masih bisa digunakan. Pulsa Axis diisi dari Indonesia. Pulsa LRN diisi dengan prepaid card STC Sawa.

Opsi lainnya adalah menggunakan SIM card operator Saudi. Dari STC ada Sawa dan Sawa hajj. Perdana Sawa dijual sekitar 60SAR dengan pulsa 50SAR. Sawa hajj lebih murah, cuma 15SAR dengan pulsa 10SAR, karena hanya aktif sampai Februari 2011 (hanya untuk musim haji ini).
Selain STC ada Zain dan Mobily.

Payung Jamaah - antara Zain dan Mobily
Payung Jamaah - antara Zain dan Mobily (dari Arabnews.com)

Kapan belinya?

Beli perdana Axis di Indonesia cuma 4000 rupiah. Nggak lebih dari 2SAR. Nyampe bandara tinggal isi pulsa di counter-counter STC yang tersedia.

Beli perdana operator Saudi perdana rata-rata di bandara sekitar 50SAR.

Di atas Garuda (pas berangkat) ada penawaran Sawa. Dijual sekitar 150 ribu.

Banyak jamaah yang kebingungan waktu turun di bandara Jeddah. Maunya langsung menghubungi sanak saudara di tanah air. Sementara masih pakai nomor Indonesia-nya. Ternyata tarif roamingnya gila-gilaan. Akhirnya baru bondong-bondong membeli perdana.

Komunikasi termasuk hal yang nggak bisa dibilang remeh di Saudi. Selain untuk menghubungi keluarga juga untuk komunikasi antar jamaah. Dengan adanya hape di setiap jamaah, kejadian jamaah hilang ataupun tersesat bisa diminimalisir.

Foto: Arabnews.com.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s