madina : hajj 1431


 

Pintu Masjid Nabawi

Pintu Masjid Nabawi

Untuk haji indonesia gelombang 1 (yang berangkat sebelum 28 Dzulqo’dah 1431), tujuan pertama setelah masuk saudi adalah kota Madinah. Ada yang langsung ke bandara Madinah. Ada yang mesti ke Jeddah dulu, baru dengan bus menuju Madinah.
Karena memang waktu tunggu untuk hari H haji masih lumayan lama.

Madinah dikenal oleh kaum muslimin sebagai kotanya nabi Muhammad SAW. Sebagai kota tujuan hijrah muslimin dari Makkah.

Ritual yang dikerjakan para jamaah haji disini sama sekali tidak ada hubungannya dengan syarat-wajib-rukun haji. Sholat arbain (sholat 40 waktu) di masjidnya Nabi adalah tersendiri daripada ritual haji di Makkah.
Dengan dasar sebuah hadits Nabi : “siapa yang melakukan shalat di masjidku empat puluh shalat dan tidak meninggalkan satu shalat pun maka ditetapkan baginya pembebasan dari api neraka, penyelamatan dari adzab dan dilepaskan dari kemunafikan“.

Selain itu juga hadits dari Abu Hurairah, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Shalat di masjidku ini lebih baik daripada seribu shalat di masjid lain kecuali Masjidil Haram.”

Selain mengerjakan shalat arba’in, kegiatan lainnya adalah city tour — muter-muter Madinah — antara lain ke :

  1. Percetakan Al Qur’an
  2. Gunung Magnet
  3. Gunung Uhud
  4. Pasar Kurma
  5. Masjid Quba
  6. Masjid Qiblatain
  7. Masjid Khandaq
  8. Makam Baqi

Raudhah

Raudhah

Raudhah

Raudhah adalah bagian istimewa dari masjid Nabawi. Kata orang-orang sih merupakan tempat berdo’a yang mudah dikabulkan oleh Allah.

Untuk menuju Roudhoh bisa dicapai dari sisi kanan masjid, pintu babussalam dan sebelahnya (namanya lupa). Kalau waktu dluha, dengan kesabaran dan persiapan fisik untuk berebutan posisi, Roudhoh bisa dicapai. Tentunya dengan keberuntungan juga.

Waktu banyak-banyaknya orang adalah sehabis shalat fardlu. Waktu aman adalah tengah malam sampai tahajud hampir subuh. Longgar dan bisa khusu’ berlama-lama disana.

Jika dari awal sudah tau keadaan ini, bisa jadi setiap hari bisa mampir kesana.

Kurma Ajwa

Kurma ajwa termasuk kurma yang berharga mahal. Di Indonesia saja harganya sekitar 400-an ribu per kilo. Di Madinah bisa didapat dengan 60SAR sekilonya. Ada kemasan setengah kiloan.
Kurma ajwa atau kurma nabi ini katanya adalah kurma yang ditanam sendiri oleh Nabi Muhammad SAW dulunya.

Masjid Nabawi

Tentang masjid Nabawi bisa dibaca di Wikipedia. Yang menarik dari masjid nabi ini adalah adanya payung di halaman masjid. Jika siang terik, payung dibuka untuk meneduhi jamaah. Jika petang, payung ditangkupkan pelan-pelan tinggal seperti tiang saja. Momen buka tutup payung inilah yang menarik beberapa jamaah untuk tidak melewatkannya. Karena memang menarik seperti transformer.

Foto:

*belum selesai (ntar diedit lagi)

Iklan

One thought on “madina : hajj 1431

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s